Senin, 10 Agustus 2009

Tugas KKPI 1RPL2 (stemupa)

1. BASIC

a. Pengertian ‘BASIC’
BASIC, adalah singkatan dari Beginners’ All-purpose Symbolic Instruction Code adalah sebuah kelompok bahasa pemrograman tingkat tinggi. Secara harfiah, BASIC memiliki arti "kode instruksi simbolis semua tujuan yang dapat digunakan oleh para pemula". Memang, istilah "Bahasa BASIC" di sini juga bisa diartikan menjadi bahasa untuk pemula, atau dengan kata lain, disebut sebagai bahasa dasar, tapi hal tersebut dirasa kurang tepat, mengingat BASIC dapat juga digunakan oleh para pemrogram ahli.

b. Fungsi ‘BASIC’
Bahasa pemrograman Basic berfungsi:
* Untuk membuat aplikasi desktop atau Desktop Application.
* Untuk membuat program computer.
* Kompilatornya berfungsi sebagai perantara antara bahasa pemprograman dengan perintah dasar.

Sekarang bahasa Basic telah berkembang menjadi Basic.net, perbedaannya adalah basic.net mendukung gaya pemrograman yang berorientasi object (OOP - Object Oriented Programming)
visual basic atau visual basic.net itu adalah aplikasi yang digunakan untuk membuat aplikasi dengan menggunakan bahasa basic

Prinsip-prinsip yang digunakan dalam mendesain bahasa BASIC antara lain:
1. Dapat digunakan secara mudah bagi para pemula.
2. Dapat digunakan sebagai sebuah bahasa pemrograman untuk tujuan umum (general purpose)
3. Dapat ditambahi fitur-fitur tambahan dan tingkat lanjut untuk para ahli, tetapi tetap
mempertahankan kesederhanaan bahasa untuk para pemula.
4. Harus interaktif.
5. Pesan-pesan kesalahan harus jelas dan mudah dipahami.
6. Merespons dengan cepat untuk program-program yang kecil.
7. Tidak harus membutuhkan pengetahuan dan pemahaman perangkat keras komputer.
8. Pengguna juga tidak harus tahu mengenai sistem operasi.


2. FORTRAN

A. Pengertian ‘Fortran’

Fortran (atau FORTRAN) adalah sebuah bahasa pemrograman. Pertama kali dikembangkan pada tahun 1950 dan digunakan dalam bidang sains selama 50 tahun kemudian. Pertama kali bernama FORTRAN yang merupakan singkatan dari
Formula Translator/Translation, tetapi penggunaan huruf besar kemudian ditiadakan sejak versi Fortran 90. Pertama kali dikembangkan merupakan bahasa pemrograman prosedural, akan tetapi versi-versi terbaru dari Fortran kemudian dikembangkan dengan memasukkan kemampuan object-oriented programming**.



** object-oriented programming
Pemrograman berorientasi objek (Inggris: object-oriented programming disingkat OOP) merupakan paradigma pemrograman yang berorientasikan kepada objek. Semua data dan fungsi di dalam paradigma ini dibungkus dalam kelas-kelas atau objek-objek. Bandingkan dengan logika pemrograman terstruktur. Setiap objek dapat menerima pesan, memproses data, dan mengirim pesan ke objek lainnya.
Model data berorientasi objek dikatakan dapat memberi fleksibilitas yang lebih, kemudahan mengubah program, dan digunakan luas dalam teknik piranti lunak skala besar. Lebih jauh lagi, pendukung OOP mengklaim bahwa OOP lebih mudah dipelajari bagi pemula dibanding dengan pendekatan sebelumnya, dan pendekatan OOP lebih mudah dikembangkan dan dirawat.



b. Fungsi ‘Fortran’

Fortran dalam satu fungsi yang dapat digunakan untuk kembali nilai atau array nilai, memudahkan mengubah program, dan digunakan luas dalam teknik piranti lunak skala besar.


3. COBOL

a.Pengertian ‘Cobol’

COBOL (singkatan dari Common Business Oriented Language) adalah sebuah bahasa pemrograman generasi ketiga.
COBOL yang banyak digunakan di industri jasa keuangan Mainframe biasanya untuk aplikasi berbasis Telah digunakan secara luas sejak tahun 1960-an. COBOL dirancang untuk digunakan dalam aplikasi bisnis dan akibatnya itu tetap dilaksanakan dengan dukungan-point arithmetic. Ini adalah salah satu keunggulan dari COBOL karena memungkinkan lengkap dan akurat penghitungan nilai keuangan tanpa kemungkinan kesalahan.

b.Fungsi ‘Cobol’
Sesuai dengan namanya, maka bahasa COBOL mempunyai fungsi menyelesaikan masalah-masalah yang berhubungan dengan perdagangan, seperti sistem pengelolaan keuangan, laporan pengeluaran sebuah perusahaan dan lain-lain.


ASSEMBLY

a.Pengertian ‘Assembly’

Bahasa rakitan (bahasa Inggris: assembly language) adalah bahasa pemrograman komputer tingkat rendah. Assembly merupakan notasi untuk bahasa mesin yang dapat dibaca oleh manusia dan berbeda-beda tergantung dari arsitektur komputer yang digunakan. Bahasa mesin adalah pola bit-bit (serangkaian nomor-nomor biner) tertentu yang merupakan kode operasi mesin. Bahasa mesin dibuat lebih mudah dibaca dan ditulis dengan cara mengganti pola bit-bit menjadi julukan-julukan yang disebut mnemonics.

b.Fungsi ‘Assembly’
Yaitu untuk mempermudah komputer agar dapat langsung mengintepretasikan pernyataan-pernyataan program.


Kelebihan Bahasa Assembly:
1. Ketika di-compile lebih kecil ukuran
2. Lebih efisien/hemat memori
3. Lebih cepat dieksekusi

Kesulitan Bahasa Assembly:
1. Dalam melakukan suatu pekerjaan, baris program relatif lebih panjang dibanding bahasa tingkat tinggi
2. Relatif lebih sulit untuk dipahami terutama jika jumlah baris sudah terlalu banyak
3. Lebih sulit dalam melakukan pekerjaan rumit, misalnya operasi matematis

Related Posts by Categories



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

my slide show