Sabtu, 28 November 2009

1,1 Juta Hektar, Laju Kerusakan Hutan Indonesia


BANJARMASIN, KOMPAS.com - Laju kerusakan hutan Indonesia mencapai 1,1 juta hektar per tahun.

"Sementara kemampuan pemerintah melakukan rehabilitasi hanya 500 ribu hektare per tahun," kata Menteri Negara Lingkungan Hidup Gusti Muhammad Hatta di Banjarmasin, Jumat (27/11).

Kondisi tersebut, dikhawatirkan akan mempercepat dampak pemanasan global yang mengancam kehancuran alam di Indonesia maupun dunia.

Hatta mengatakan, saat ini suhu dunia naik hingga empat derajat, akibatnya permukaan laut naik hingga 80 sentimeter.

Bila kondisi ini dibiarkan berlangsung, maka sebanyak 30-40 juta penduduk Indonesia terancam menjadi korban dampak pemanasan global diantaranya banjir, bencana alam dan dampak lainnya.

"Untuk itu kami meminta seluruh warga Indonesia melakukan penanaman pohon, minimal satu orang satu pohon untuk menahan laju pemanasan global tersebut," katanya.

Kementerian Lingkungan Hidup juga telah melakukan koordinasi dengan kementerian lainnya untuk melakukan perbaikan lingkungan dalam segala segi, baik menteri kehutanan, pertambangan, kelautan dan perkebunan.

Untuk melakukan koordinasi, dia bersama stafnya harus rela mendatangi satu per satu lembaga kementerian terkait, agar bisa mendapatkan dukungan penuh dalam perbaikan lingkungan.

"Kadang teman-teman menteri egonya juga tinggi, sehingga saya harus rela mendatangi satu persatu," katanya.

Sementara itu, Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan yang juga melakuakan kunjungan kerja ke Banjarmasin, mengatakan, untuk menahan laju kerusakan hutan tersebut pihaknya telah memperketat izin penebangan pohon baik untuk industri, pertambangan maupun perkebunan.

"Masa depan Indonesia bukan kepada harga kayunya, tetapi pada hutannya yang hijau sehingga bisa untuk wisata alam sekaligus paru-paru dunia," katanya.

Rehabilitasi hutan menjadi prioritas dalam program seratus hari kerja Menhut. Untuk menjalankan program itu, pada 2009 ini pemerintah menyiapkan dana reboisasi (DR) sebesar Rp 2 triliun dan 2010 menjadi Rp 2,6 triliun.

Dana tersebut, akan terus ditingkatkan pada tahun-tahun mendatang. Sedangkan untuk mencukupi kebutuhan industri kayu, akan diambilkan kayu dari hutan tanaman rakyat.

Menurut Menhut, yang menjadi persoalan saat ini adalah banyak kawasan hutan yang telah beralih menjadi pertambangan dan perkebunan, padahal izin pinjam pakai atau izin pelepasan kawasan hutan belum diberikan.

Di Kalimantan Selatan, jumlahnya mencapai ratusan ribu hektar, sedangkan di Kalimantan Tengah mencapai jutaan hektare, begitu juga di Sumatra juga tidak kalah banyaknya.

"Persoalan-persoalan tersebut harus diselesaikan satu persatu, karena jumlahnya terlalu banyak," katanya.

Kasus Dubai World Tak Pengaruhi Rupiah


Karyawan menghitung rupiah di tempat penukaran uang di kawasan Cikini, Jakarta.



JAKARTA, KOMPAS.com — Ekonom Sustainable Development Indonesia Dradjad Wibowo mengatakan, kasus Dubai World tidak akan memengaruhi nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing. Menurutnya, nilai tukar rupiah masih akan stabil hingga akhir tahun 2009 karena tertolong oleh jatuhnya mata uang dollar AS.

"Rupiah akan tetap bertahan karena tertolong oleh dollar yang sedang ambruk. Kalaupun naik, ya naiknya sedikit. Terus kalau turun, ya turun sedikit," ujar Dradjad seusai diskusi mingguan Misteri Bank Century, Sabtu (28/11) di Warung Daun, Jakarta.

Namun, menurutnya, kasus Dubai World ini harus diwaspadai karena bisa menggoyang pasar Indonesia. Investasi di Indonesia akan terganggu karena Dubai merupakan penghubung Asia dengan seluruh investor di dunia.

"Pengaruh Dubai, investasi Indonesia akan terganggu karena Dubai menjadi finansial hubungan yang besar pengaruhnya di Asia," ujar Dradjad.

Ia menambahkan, kasus ini juga akan menimbulkan ketidakpastian karena dunia akan bertanya-tanya mengenai negara mana yang akan bernasib sama dengan Dubai. Hal ini memberikan keyakinan dunia bahwa krisis belum selesai.

"Terkait masalah serius ini, pasar dunia akan menanyakan siapa lagi setelah Dubai ini karena timing-nya orang sudah meyakini krisis selesai. Dengan ada Dubai ini, masyarakat dunia menyangsikan recovery dan pasar ekonomi dunia menjadi liar kembali," papar Dradjad.

Sebelumnya, Dubai dikenal sebagai kekuatan baru bisnis global dari dunia Arab. Namun, Dubai kini terbelit utang maha besar. Akibatnya, otoritas setempat meminta penangguhan pembayaran utang pokok (standstill) hingga enam bulan kepada para kreditur mancanegara.

Sebagai pengelola utama pembangunan Dubai, konsorsium Dubai World meminta para kreditur untuk bersabar menerima pembayaran utang hingga Mei 2010. Utang pokok yang harus ditanggung Dubai World sebesar 60 miliar dollar AS. Bila termasuk bunga, beban yang harus ditanggung grup perusahaan dukungan pemerintah itu menjadi sekitar 80 miliar dollar AS.

Gigi dan Jari Galileo Ditemukan


Portrait of Galileo Galilei, by Giusto Sustermans

ROMA, KOMPAS.com - Seorang kolektor seni menemukan sebuah gigi, ibu jari, dan jari milik Galileo Galilei, ilmuwan Italia yang meninggal dunia pada abad 17. Demikian pengumuman museum Florence’s History of Science yang dirilis, Jumat.

Bagian tubuh itu, bersama dengan jari dan sebuah tulang belakang, dipotong dari mayat Galileo oleh sejumlah ilmuwan dan sejarawan dalam upacara pemakaman yang diselenggarakan 95 tahun setelah kematiannya pada 1642.

Giovanni Targioni Tozzetti, ilmuwan sejarah yang memotong bagian tubuh itu dan menulis tentang upacara itu, mengakui sulit melawan godaan untuk mengambil tulang milik orang yang sangat jenius.

Peninggalan yang baru ditemukan itu telah berpindah tangan dari satu kolektor ke kolektor lain hingga hilang pada 1905. Jari dan tulang belakang itu diawetkan sejak 1737 dalam keadaan dimumi di museum Florence dan Padua.

Menurut pengelola museum itu, semua materi organik yang diambil dari mayat itu, kini dikenali dan diawetkan di tangan yang bertanggung jawab. Atas dasar dokumentasi sejarah yang dapat dipertimbangkan, tidak ada keraguan tentang keaslian benda tersebut.

Mereka akan memamerkan penemuan itu mulai awal 2010, saat museum itu akan dibuka kembali setelah pekerjaan renovasi selesai dan mengubah namanya menjadi Museum Galileo.

Galileo, yang lahir di Pisa pada 1564, dinilai sebagai salah satu bapak ilmu modern karena penelitiannya di bidang fisika, matematika, dan astronomi. Ia memimpin perkembangan ilmu itu dengan kemajuan besar dalam pengembangan teleskop.

Gigi dan jarinya yang hilang dibeli oleh kolektor tanpa nama pada lelang baru-baru ini. Gigi dan jari itu dijual sebagai artefak tak teridentifikasi yang ada di dalam sebuah peti kayu abad 17.

Bayi Meninggal Karena HIV/AIDS dan Gizi Buruk

JEMBER, KOMPAS.com - Seorang bayi berusia 19 bulan di Kabupaten Jember, meninggal dunia karena terinfeksi HIV/AIDS stadium tiga. Bayi Malang ini juga menderita gizi buruk jenis marasmus.

Humas RSUD dr Soebandi Jember, Judi Nugroho, Sabtu, mengatakan, bayi tersebut sempat dirawat beberapa hari di Rumah Sakit Daerah (RSD) dr Soebandi Jember, namun pihak keluarga meminta bayi tersebut dipulangkan. "Kami tidak tahu alasan keluarga yang bersangkutan meminta pulang paksa, padahal kondisi bayi penderita HIV/AIDS dan gizi buruk itu masih belum stabil," kata Judi.

Pihak RSD dr Soebandi Jember, lanjut dia, sudah beberapa kali membujuk keluarga yang bersangkutan untuk tidak pulang lebih dulu hingga kondisi bayi yang menderita HIV/AIDS itu lebih baik. "Akhirnya kami mengizinkan pihak keluarga membawa pulang, namun dengan syarat mereka membawa bayi itu kontrol secara rutin ke RSD dr Soebandi supaya perkembangan kesehatannya bisa terpantau," katanya.

Pasien bayi yang menderita HIV/AIDS dan gizi buruk tersebut merupakan pasien yang keluarganya memiliki kartu jaminan kesehatan (jamkesmas) sehingga seluruh biaya perawatannya gratis. "Kondisinya memang buruk dan kami mendengar kabar bahwa bayi itu sudah meninggal dunia," katanya.

Koordinator klinik "Voluntary Councelling and Test" (VCT) RSD setempat, dr Justina Evi Tyaswati, SpKJ, membenarkan adanya seorang bayi yang terinfeksi HIV/AIDS. "Bayi itu tertular HIV/AIDS dari kedua orang tuanya yang sudah meninggal dunia," kata dr Evi.

Kondisi pasien bayi tersebut, lanjutnya, sangat memprihatinkan karena sudah memasuki tahap stadium tiga atau stadium lanjut. "Bayi ini harus mengonsumsi obat Anti Retroviral (ARV) untuk mempertahankan daya tahan tubuhnya yang semakin lemah," katanya.

Selasa, 24 November 2009

Bintang Remaja Miley Tinggalkan Twitternya











Los Angeles (ANTARA News/Reuters Life) - Bintang remaja Miley Cyrus memutuskan menghapus akun Twitter-nya untuk menjaga kehidupan pribadinya jadi --pribadi-- dengan menggunakan jejaring kondang berbagai video YouTube untuk memberitahu semua orang.

"Saya telah bertindak dalam upaya menjadi gembira, saya tidak hidup buat tabloid, saya hidup buat diri saya," kata bintang yang berusia 16 tahun itu dan bintang tayangan terkenal Disney di TV "Hannah Montana" melantunkan dalam musik rap "Goodbye Twitter" yang diposkan di YouTube.

Cyrus, penyanyi sibuk dengan penggemar lebih dari satu juta orang, menjadi berita utama karena tiba-tiba berhenti menggunakan Twitter, jejaring blog terkenal yang memungkinkan pemakainya mulai dari pesohor sampai pengusaha dan politisi mengirim pesan sampai 140 karakter.

Penggemar Cyrus di seluruh dunia segera melancarkan aksi melalui Internet --di Twitter tentu saja-- guna berusaha membawa sang bintang kembali.

Dalam salah satu kiriman teakhirnya, Cyrus mengatakan pacarnya saat ini --aktor Australia Liam Hemsworth, tak memiliki akun Twitter "dan ingin saya menghapus akun saya dengan alasan yang baik".

Pada Mei, Cyrus mengirim semburan kata-kata penuh kemarahan mengenai lamannya di Twitter, menyusul gelombang kritikan mengenai berat badannya.

Namun, di dalam rekaman videonya melalui YouTube, Jumat, aktris "Hannah Montana" tersebut membantah bahwa pacarnya adalah penyebabnya dan mengatakan ia bosan dengan media yang mengubah pernyataan 140 karakternya jadi berita.

"Desas-desus itu benar, saya menghapus akun saya di Twitter," katanya. Ia menyatakan ia telah mulai "mengeluarkan ucapan yang tak penting", telah berhenti "hidup untuk beberapa saat" dan malah telah "mulai hidup buat orang lain".

"Semua yang saya ketik, semua yang saya kerjakan, sebagian laman gosip mengubahnya jadi berita," katanya.

Dengan tayangan Disney Channel "Hannah Montana", film dan beberapa album laris, Cyrus saat ini menjadi salah satu bintang remaja terbesar di dunia.

Broadband Berteknologi HSPA Meningkat Pesat

Jakarta (ANTARA News) - Penggunaan mobile broadband high speed packet access (HSPA) di berbagai negara di dunia meningkat hingga 75 persen dibanding tahun lalu, atau bertambah 9 juta sambungan baru per bulan.

"Setiap bulan ada penambahan 9 juta lebih sambungan HSPA baru di seluruh dunia, dibandingkan yang terjadi setahun sebelumnya yang hanya 5,5 juta per bulan," kata Senior Director of Service GSM Association, Jaikishan Rajaraman, dalam konferensi pers di hadapan wartawan di Hotel Mulia Jakarta, Rabu.

Rajaraman yang juga anggota dewan direksi Open Mobile Alliance itu mengatakan, untuk wilayah Eropa dan Asia-Pasifik diperkirakan penambahannya masing-masing 3 juta sambungan baru per bulan, sedangkan sambungan baru untuk Amerika Utara diprediksi 1,3 juta.

"Kebutuhan mobile broadband terus meningkat, bahkan diperkirakan akan ada 27 tambahan sambungan HSPA lagi pada akhir 2009 nanti," kata lulusan bidang keuangan teknik dari National University of Singapore itu.

Ia menegaskan, perkembangan tercepat akan terjadi di Afrika, Eropa Timur, dan Amerika.

Saat ini terdapat 321 jaringan HSPA di 120 negara di seluruh dunia dan 285 jaringan di antaranya sudah digunakan secara komersial untuk mendukung lebih dari 167,5 juta koneksi.

"Jaringan ini ditunjang oleh lebih dari 1.600 perangkat berteknologi HSPA, termasuk ponsel pintar, netbook, dan notebook PCs, serta dongles yang mengirimkan sambungan internet ke semua pengguna di seluruh dunia," katanya.

Ia berpendapat, teknologi berbasis HSPA terus tumbuh secara fenomenal berkat ribuan operator, vendor, aplikasi, serta penyedia layanan turut mendukung hadirnya jaringan yang dinilai handal dan kompetitif tersebut.

Jaringan itu nantinya juga akan mencakup teknologi GSM generasi berikutnya yakni HSPA+ dan LTE.

Teknologi-teknologi terbaru itulah yang akan meningkatkan kecepatan akses data yang mendukung layanan operator semakin berkualitas, melalui penyediaan aplikasi multimedia yang kaya fitur.

Pihaknya bahkan meyakini pada 2014 nanti, setiap bulan perangkat seluler akan mengakses data lebih banyak dibandingkan yang terjadi di sepanjang 2008.

"Tiga perempat dari lalu lintas data ini akan disambungkan dengan akses internet, sementara sisanya akan tersambung melalui audio dan video streaming," katanya.

Menurut dia, itu pertanda terjadi perubahan signifikan yang menunjukkan bahwa mobile broadband akan lebih banyak digunakan pada tahun-tahun mendatang.

HSPA+

Secara global, teknologi HSPA+ yang selangkah di depan dibandingkan HSPA telah diimplementasikan di beberapa negara di dunia. Secara global, saat ini terdapat 54 jaringan HSPA+ dengan 28 di antaranya telah dikomersialisasi.

Sementara itu, sebanyak 50 operator di seluruh dunia bahkan sudah menyatakan rencananya untuk beralih dan melakukan uji coba LTE yang diharapkan mulai diperkenalkan awal tahun depan.

LTE sendiri secara luas dianggap sebagai teknologi mobile broadband de facto yang akan diadopsi oleh mayoritas operator di seluruh dunia.

"Apakah operator perlu beralih ke HSPA+ atau langsung ke LTE, yang pasti semua operator di dunia dipastikan akan menggunakan teknologi GSM untuk memenuhi tingginya kebutuhan layanan mobile broadband untuk berbagai perangkat telepon genggam," katanya.

Pihaknya sendiri yakni GSMA merupakan organisasi yang mewakili kepentingan industri komunikasi seluler di seluruh dunia.

Di Indonesia teknologi HSPA+ yang mampu mengunduh data hingga kecepatan 21 Mbps sudah mulai diimplementasikan oleh salah satu operator yakni Indosat.

Rencananya, mulai akhir tahun ini, BTS Indosat di Jabodetabek sudah meng-cover jaringan berteknologi terkini tersebut.

Perang "Cyber" Itu Ternyata Ada

Perang Cyber Itu Ternyata Ada

Washingtons (ANTARA News) - Perusahaan keamanan jaringan internet, McAfee, Rabu, mengingatkan bahwa China, Prancis, Israel, Rusia dan Amerika Serikat adalah sejumlah negara yang sedang mengembangkan senjata cyber.

"McAfee mulai memperingatkan adanya perlombaan senjata cyber lebih dari dua tahun lalu, tapi kini kita sedang menyaksikan fakta bahwa ancaman itu nyata," kata Dave DeWalt, presiden dan kepala eksekutif McAfee Inc.

"Sejumlah negara di dunia terlibat aktif dalam persiapan dan serangan semodel perang cyber. Sekarang, senjata (pemusnah massal) itu nuklir, tetapi dunia maya, dan semua orang mesti membiasakan diri dengan ancaman ini," katanya.

McAfee yang berbasis di Santa Clara, California ini, dalam laporan tahun kelimanya bertajuk "Virtual Criminology Report," menyebutkan bahwa China, Prancis, Israel, Rusia and AS telah mengembangkan "kemampuan cyber ofensif nan canggih."

McAfee mengatakan bahwa kecenderungan serangan cyber dengan sasaran politik terus meningkat, meskipun para pakar tidak bersepakat mengenai adanya perang cyber.

Diantara banyak kasus yang tersebutkan dalam laporan itu adalah kampanye perang cyber pada Agustus 2008 antara Georgia melawan kaum nasionalis Rusia selama perang Ossetia Selatan dan serangan cyber pada Juli 2009 terhadap laman-laman milik pemerintah AS dan Korea Selatan yang diyakini oleh sejumlah pakar dilakukan oleh Korea Utara.

"Hampir setahun terakhir ini, serangan cyber bermotif politik telah meningkatkan kekhawatiran dan kecemasan, karena membidik target-target seperti Gedung Putih, Departemen Dalam Negeri, Dinas Rahasia AS dan Departemen Pertahanan di AS sendiri," kata McAfee.

"Negara kebangsaan aktif mengembangkan kemampuan peperangan cyber dan terlibat dalam perlombaan senjata cyber dengan target jejaring-jejaring pemerintah dan infrastruktur kunci," katanya.

McAfee mengungkapkan apa yang disebut "Perang Dingin Cyber" tampaknya tengah terjadi.

"Ketika kita belum menyaksikan adanya perang cyber yang panas antara negara-negara besar, upaya negara bangsa untuk membangun kemampuan serangan cyber yang bertambah canggih yang pada beberapa hal ada hasrat untuk menggunakannnya, menunjukkan bahwa 'Perang Dingin Cyber' telah dimulai," paparnya.

McAfee mengungkapkan, infrastruktur-infrastruktur kunci secara khusus ada dalam posisi rentan, sebagian karena ketergantungannya kepada Internet.

"Jika konflik cyber besar meledak, maka sangat mungkin bahwa sektor swasta akan terjebak," katanya.

"Sebagian besar pakar sepakat bahwa sistem infrastruktur kunci -seperti gardu listrik, perbankan dan keuangan, serta sektor minyak dan gas- di banyak negara rentan dari serangan cyber."

"Di negara maju, infrastruktur kunci itu tersambung dengan Internet dan ketidaksempurnaan fungsi keamanan jaringan, membuat instalasi-instalasi itu rentan dari serangan," demikian McAfee.

Perusahaan itu mengungkapkan, beberapa negara aktif memata-matai untuk mengindetifikasi kondisi rentan khusus dan mengutip seorang pakar yang tak mengungkapkan jati dirinya bahwa mereka tengah menghamparkan medan perang elektronik dan bersiap menggunakannya.

McAfee mengungkapkan apa yang dimaksud dengan langkah perang di dunia cyber -dan respon baliknya- belum jelas.

"Perang cyber menjerat begitu banyak aktor berbeda melalui begitu banyak cara berbeda sehingga hukum-hukum perang tidak jelas bentuknya," katanya.

"Tanpa pemahaman yang layak, nyaris mustahil menentukan kapan respons atau ancaman politik dari aksi militer ditentukan," ujarnya.

Laporan McAfee disiapkan oleh pakar keamanan jaringan Paul Kurtz, mantan penasehat Gedung Putih dan memasukkan wawancaran terhadap lebih dari 20 pakar hubungan internasional, keamanan nasional dan Internet dari seluruh dunia.

Peraturan Dunia Maya Harus Tertuju pada Perorangan

Peraturan Dunia Maya Harus Tertuju pada Perorangan

Sharm Esh-Sheikh, Mesir (ANTARA News) - Hukum yang mengatur kejahatan di dunia maya harus ditujukan kepada perorangan dan bukan masyarakat secara keseluruhan, kata seorang ahli informasi teknologi pada Forum Pengaturan Internet (IGF) di tempat pelancongan Mesir, Sharm Esh-Sheikh, Selasa.

Gisele Da Silva Craveiro dari University of Sao Paolo di Brasil mengatakan, luasnya sifat peraturan dunia maya membuka peluang bagi penyalah-gunaan oleh pihak berwenang.

"Definisi bagi kejahatan dunia maya demikian luas agar dapat cocok dengan semuanya ... sehingga peraturan tersebut terbuka bagi pemakaian secara tidak layak oleh pemerintah seperti memantau warga mereka," kata Craveiro pada Pertemuan Keempat IGF di Mesir.

"Semua ahli teknik perlu berkomunikasi dengan pengacara untuk menghasilkan peraturan yang lebih efisien sehingga masyarakat tak harus membayar harga bagi peraturan yang terlalu luas," katanya.

Craveiro berbicara pada sidang yang berjudul Peraturan Kejahatan Dunia Maya yang Berkembang dan Menyeluruh, yang diselenggarakan oleh Dewan Eropa dalam pertemuan di tepi Laut Merah.

"Kerangka kerja hukum mesti memperhitungkan hak pengguna dan peran sektor swasta pada satu pihak, dan keprihatinan keamanan pada pihak lain," kata Dewan Eropa dalam satu pernyataan.

Meskipun peraturan yang luas dapat berarti ada potensi penyalah-gunaan, mengincar pelanggaran khusus berarti memiliki peraturan yang secara rutin diperbarui guna mengimbangi perkembangan kejahatan di dunia maya, kata sebagian peserta.

"Anda perlu memiliki campuran dan tandingan yang bukan hanya menangani pelanggaran khusus tapi juga memperhitungkan teknologi baru dan kejahatan dunia maya," kata Pavan Duggal, Ketua Komite TI dan Peraturan Dunia Maya di India, tempat pencurian data dan penggunaan tanpa izin oleh pihak yang tak berwenang meninmbulkan ancaman terbesar di dunia maya.

Dewan Konvensi Eropa mengenai Kejahatan Dunia Maya saat ini menjadi satu-satunya dokumen hukum yang mengikat untuk menghukum pelanggar yang berkaitan dengan komputer, yang berkaitan dengan isi dan yang berkaitan dengan pelanggaran hak cipta serta hak lain yang terkait.

Forum IGF di Mesir itu diikuti lebih dari 1.500 wakil pemerintah, masyarakat sipil, kelompok advokat dan sektor swasta dari lebih 100 negara guna membahas masa depan Internet.

Ditemukan Aplikasi Pencari Letak Tanpa GPS

Jakarta (ANTARA News) - Ajang Indosat Wireless Innovation Contest (IWIC) 2009 berhasil menghadirkan penemuan aplikasi pencari letak tanpa harus menggunakan Global Position System (GPS), demikian dalam kontes yang telah memasuki babak final di Jakarta, Kamis.

Kontes itu menetapkan karya inovatif bernama CLIG, karya Sandy Marly Colondam dari Jakarta sebagai karya terbaik untuk sub-kategori Business & Commerce CLIG merupakan singkatan dari Cell ID Getter.

Dengan "Application Protocol Interface" (API) yang dapat menambahkan fitur "Location Based Service" ke semua Mobile WEB dengan integrasi yang sangat mudah itu maka user dapat mengetahui letak misalnya stasiun bus terdekat tanpa menggunakan GPS.

Selain itu, beberapa karya lain juga keluar menjadi karya terbaik untuk beberapa sub kategori antara lain BukuQ karya Fajar Endra Nusa untuk sub-kategori Social Networking, Role Playing Game karya Indah Palupi Damayanti untuk sub-kategori Learning & Education, UltraPort karya Andry untuk sub kategori Android Based Application.

Khusus untuk sub kategori terbaru yaitu Android Based Application, dua hasil karya pemenangnya telah dikirim ke ajang Pengembangan Program Aplikasi Android oleh Conexus Mobile Alliance yang diadakan di Grand Ballroom, Harbour Plaza Hong Kong 17 November 2009.

Karya ini merupakan dua dari 13 finalis yang terpilih dari seluruh Asia Pasifik yang akan dipamerkan dalam konferensi pers dan kegiatan bertaraf internasional tersebut.

Conexus Mobile Alliance adalah salah satu aliansi ponsel terbesar di Asia yang bertujuan untuk mengembangkan dan meningkatkan roaming internasional dan layanan mobile bagi para pelanggan dari perusahaan anggota aliansi ini, termasuk Indosat (Indonesia).

Ajang IWIC 2009 ditangani oleh dewan juri yang berasal dari berbagai kalangan seperti tim dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Prof Suhono Haryosupangkat (Guru Besar Teknologi Informasi ITB), AW Subarkah (wartawan senior Kompas), Pamungkas Tris Hadiatmoko (vendor telekomunikasi), serta Tim Business Development Indosat dan Tim Gaming & Content Indosat.

Sebanyak 21 karya diputuskan sebagai finalis dari hampir 300 karya yang masuk untuk 2 kategori dan 4 sub kategori yang dikompetisikan.

Indosat Wireless Innovation Contest (IWIC) 2009 sendiri merupakan sebuah kompetisi INOVASI yang diselenggarakan Indosat di bidang teknologi Wireless menjelang ulang tahun ke-42.

"Sejak tahun 2006 IWIC hadir untuk masyarakat dan menjadi bagian dari program tanggung jawab perusahaan (CSR) dalam bidang pendidikan melalui payung program Indonesia Belajar," kata Chief Marketing Officer Indosat, Guntur Siboro, setelah menyerahkan hadiah pada grand final IWIC 2009.

Pada ajang IWIC tahun ini, Indosat memberikan berbagai apresiasi bagi karya inovatif, yaitu hadiah total ratusan juta rupiah beserta perangkat gadget paling mutakhir untuk kategori Mobile Wireless Application.

Sedangkan bagi para pemenang Research and Development in Wireless Technology akan mendapatkan Dana Riset senilai total Rp500 juta.

Ada Uranium di Bengkulu


Bengkulu (ANTARA News) - Gubernur Bengkulu Agusrin M Najamdin, Jumat, mengungkapkan hasil penelitian beberapa ilmuwan menyimpulkan bahwa dalam perut bumi Provinsi Bengkulu ternyata ada kandungan uranium, sumber energi nuklir, namun belum tergali benar.

"Kita masih terus kembangkan penelitian, isu awal itu dijadikan referensi bila memang ada potensinya bisa digunakan untuk kesejahteraan masyarkat," katanya di Bengkulu, Jumat.

Walaupun tidak menjelaskan secara rinci letak dan keberadaan potensi uranium tersebut, tapi Gubernur menyebutkan bahwa uraniuam selalu dekat dengan keberadaan emas.

Bengkulu sendiri sudah terkenal sebagai penghasil emas, dengan situs pertambangannya yang paling terkenal di Kabupaten Lebong dan sebagian kecil Bengkulu Utara.

Dari situ, Agusrin mencoba menarik kesimpulan sementara bahwa kandungan uranium tersebut diperkirakan juga berada di dua daerah itu.

Uranium adalah salah satu unsur kimia dalam tabel periodik memiliki lambang U dan nomor atom 92.

Uraniam termasuk logam berat, beracun, berwarna putih keperakan dan merupakan unsur radioaktif alami yang termasuk seri aktinida (actinide series).

Isotopnya, 235U ,digunakan sebagai bahan bakar reaktor nuklir dan senjata nuklir.

Agusrin mengungkapkan, bila memang potensi itu ada, salah satunya dapat dimanfaatkan untuk menjadi sumber pembangkit tenaga listrik.

Tetapi untuk mengambilnya dibutuhkan biaya besar, terutama pada tahap eksplorasi lebih mengetahui kandungan terukur Uranium dan perlu ada peran pihak ketiga untuk penelitian lebih lanjut.

Sebab jika tak diolah dengan baik akan menjadi bumerang dan membahayakan kehidupan manusia, apalagi jika dipakai bagi kepentingan tak bertanggungjawab.

Namun bila diolah dengan baik dan sempurna dapat mendukung kesejahteraan kehidupan manusia.

"Dahulu pernah ada ada kebocoran pengolahan uranium di Uni Soviet, sehingga radiasinya bisa menyebabkan kerugian bahkan hingga kematian bagi manusia dan benda hidup disekitarnya," ujarnya.

Radiasi yang dihasilkan Uranium, kata Gubernur, tidak hanya berguna sumber energi seperti listrik dan senjata, namun juga sektor lain, seperti rekayasa genetika dalam bidang kesehatan, peternakan dan pertanian.

Kewenangan atas urusan barang strategis seperti uranium berada di tangan pemerintah pusat, pemerintah daerah tidak mempunyai kewenangan untuk mengolah energi tersebut.

"Jauh lebih penting memagari uranium Indonesia agar tidak dicolong dan digunakan untuk merusak perdamaian dunia. Apalagi Indonesia adalah salah satu penandatangan konsensus internasional uranium untuk perdamaian," tandas Agusrin.

IMO Luncurkan Ponsel Android


IMO Luncurkan Ponsel Android

Jakarta (ANTARA News) - Phillips-IMO Mobile meluncurkan telepon seluler (ponsel) Android pertama dengan sistem operasi Google dan siap memasok hingga 1.000 unit ponsel di pasar tanah air.

"Tahap awal seri IMO yang diluncurkan adalah tipe S900," kata Presiden Direktur Philips-IMO Sarwo Wargono, di Jakarta, Minggu.

Menurut Sarwo, ponsel Android ini diharapkan dapat mencuri perhatian konsumen karena memiliki fitur yang kaya aplikasi berbasis Android.

Ponsel dual band dual-band GSM900/DCS1800 atau GSM850/DCS1900 ini dilengkapi prosesor Samsung S3C2448 dengan clock speed 400MHz, kamera 2 megapiksel, pemutar musik dan video.

Selain itu ponsel ini dijejali aplikasi dan launcher seperti Google Search, I Tweet, Instant Messaging Yahoo!Messenger, MSN, Google Talk, MSN Messenger, Jabber, ICQ, MySpace.

Ponsel yang dibanderol seharga Rp2,25 juta ini dibenamkan aplikasi bisnis seperti layanan pushmail, Doc Viewer, dan PDF Viewer. Sementara di sisi konektivitas, selain Bluetooth 2.0 dan USB 1.1, IMO S900 menyematkan kemampuan Wi-Fi 802.11 b/g dan GPRS.

Untuk menampung aplikasi berbasis Android tersebut, IMO mengandeng Indosat Mega Media (IM2) untuk penyelenggaraan sistem pembayaran.

Sarwo menambahkan, saat ini setidaknya 10 komunitas sudah siap menjajal ponsel IMO S900 seperti komunitas Universitas Gunadarma, Bursa Efek Indonesia, dan komunitas Bursa Komoditi.

Sayangnya Sarwo tidak memberi target penjualan ponsel Android tersebut.

Ia hanya menjelaskan, ponsel ini ditargetkan untuk pasar ponsel medium.

"Android dengan berbagai kemampuan teknologinya, bisa terus diminati sejalan terus berkembangnya aplikasi konten dalam negeri," tegasnya.

Kejagung Terima Berkas Bibit S Rianto


Jakarta (ANTARA News) - Kejaksaan Agung (Kejagung) sudah menerima berkas pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) nonaktif Bibit S Rianto dari penyidik Mabes Polri.

"Ya benar berkas Bibit S Rianto sudah kita terima Selasa pagi," kata Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Marwan Effendy, di Jakarta, Selasa.

Jampidsus menyatakan selanjutnya berkas Bibit S Rianto akan sama dengan penanganan berkas Chandra M Hamzah untuk dinyatakan lengkap (P21).

"Penanganannya (berkas Bibit S Rianto) sama dengan berkas Pak Chandra," katanya.

"Penyidik polri sudah memenuhi petunjuk yang diberikan oleh jaksa (dalam berkas Chandra dan Bibit)," katanya lalu melanjutkan, berkas kedua pimpinan KPK akan itu ditinjau oleh JPU (jaksa penuntut umum) dari Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan.

Ia menambahkan JPU akan menilai berkas tersebut layak atau belum layak diajukan ke pengadilan.

"Delik pidananya ada, namun belum layak diajukan ke pengadilan," katanya.Belum layak diajukan ke pengadilan itu, yakni dari aspek pertanggungjawaban pidananya.

Ia menjelaskan sebenarnya Kejagung memiliki pilihan lain yakni melakukan deponering (mengenyampingan perkara atau kasus demi kepentingan yang lebih luas/umum).

"Namun deponering ini membutuhkan waktu lama, karena harus ada pertimbangan dari badan negara dari legislatif, yudikatif, dan eksekutif (pemerintah)," katanya.

Ia menyatakan kalau menunggu dari legislatif tentunya memakan waktu lama karena harus melewati rapat paripurna, termasuk melalui yudikatif, yakni, Mahkamah Agung (MA).

"Jadi kejagung sikapnya menindalanjuti perintah presiden dengan cara menebitkan SKPP," katanya. (*)

COPYRIGHT © 2009

Kasus Anggodo Akan Ditangani KPK

Kasus Anggodo Akan Ditangani KPK


Jakarta,(ANTARA News) - Mabes Polri akan menyerahkan penanganan kasus pengusaha Anggodo Widjoyo ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena lembaga anti korupsi itu dinilai telah memiliki alat bukti untuk menjerat dia sebagai tersangka.

"Dalam konstruksi hukum yang kita rancang, kita tidak menemukan bukti permulaan yang bisa ditindaklanjuti dengan penindakan," kata Wakil Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Irjen Pol Dikdik Mulyana Arif Mansur di Jakarta, Selasa.

Karena Polri minim alat bukti, menurut dia, maka Polri bekerja sama dengan KPK.

"Kita serahkan seluas-luasnya ke KPK untuk tangani Anggodo," katanya.

Ia mengatakan, jika nantinya ada kasus pidana umum yang melibatkan Anggodo, maka Mabes Polri yang akan menanganinya.

"Kalau ada yang bersentuhan dengan korupsi kita serahkan ke KPK," katanya menegaskan.

Terkait dengan pemanggilan Ong Yuliana yang namanya muncul dalam rekaman yang dibuka di Mahkamah Konstitusi, Dikdik mengatakan,semua pihak yang ada dalam rekaman akan diperiksa.

Dalam menangani kasus rekaman itu, Polri telah memeriksa delapan saksi namun belum ada keterangan yang bisa menjerat Anggodo sebagai tersangka.

Padahal Polri telah mendapatkan ijin dari Pengadilan Negeri Jakarta Selatan untuk menyita rekaman itu.

Nama Anggodo muncul setelah menjadi peran sentral untuk mengatur rencana memidanakan dua pimpinan KPK yakni Bibit Rianto dan Chandra M Hamzah.

Dalam rekaman itu, nama mantan Jaksa Agung Muda Intelijen Wisnu Subroto dan Wakil Jaksa Agung Wisnu Subroto juga ikut disebut.

Kendati kasus ini telah tiga minggu, namun Polri belum dapat menjerat Anggodo sebagai tersangka.

Polri sebenarnya telah menyiapkan enam pasal untuk menjerat Anggodo yakni suap, permufakatan jahat, penyalahgunaan wewenang, fitnah, pencemaran nama baik dan penghinaan institusi negara.

Hingga kini Polri belum juga berhasil menjerat Anggodo secara pidana.

Persib Kalahkan Persitara 2-0

Bandung (ANTARA News) - Tampil tanpa tiga pemain pilarnya, tim "Maung Bandung" Persib memetik kemenangan kedua di ajang Liga Super Indonesia (LSI) 2009-2010 setelah mengalahkan Persitara Jakarta Utara 2-0 (1-0) di Stadion Si Jalak Harupat Soreang Kabupaten Bandung, Selasa.

Dengan kemenangan itu Persib mengumpulkan nilai enam hasil dua kali menang dan dua kali kalah. Sebaliknya Persitara makin terpuruk di posisi juru kunci dengan enam kekalahan

Ketidakhadiran duet maut Hilton Moriera - Christian Gonzales serta kapten tim Eka Ramdani, tak menyusutkan kekuatan tim Bandung meredam aksi Persitara yang dipaksa menelan kekalahan keenamnya di musim ini.

Gelandang Cucu Hidayat membuka gol kemenangan Persib dengan merobek jala Persitara yang dikawal Wawan Dermawan pada menit ke-17 babak pertama.

Pemain bernomor punggung 27 itu memanfaatkan bola liar di kotak penalti tim Jakarta Utara tersebut setelah terjadi beberapa kali tembakan ke awah gawang tim ibukota itu.

Sementara gol kedua Persib dicetak Atep pada menit ke-52. Gelandang yang pada pertandingan itu didorong menjadi striker menyelesaikan umpan tarik tandemnya Budi Sudarsono.

Kekuatiran kubu Persib terjadi kepincangan di sektor serang tak menjadi kenyataan, sebaliknya Persib yang dimotori Sunchao Nuthnum dan Cucu Hidayat tampil lepas tanpa beban dengan penguasaan bola yang dominan.

Duet Atep - Budi Sudarsono bisa menutupi kekosongan di lini depan Persib yang harus kehilangan dua striker andalannya sekaligus.

Sebaliknya, Persitara yang dimotori kapten tim Frince Kabir Bello kalah di sektor tengah. Meski demikian beberapa umpan terobosan sempat merepotkan pertahanan Persib.

Striker Tantan dan Prince beberapa kali melakukan tembakan ke gawang Persib, namun kiper Sinthawechai tampil sigap mengawal gawang tuan rumah.

Pertandingan yang dipimpin wasit Oleh Hadi dari Tangerang sempat diwarnai keributan kecil antar pemain di pertengahan babak kedua akibat permainan keras. Namun demikian tak mengganggu jalannya pertandingan yang berakhir 0-2 untuk kemenangan Persib.

Wasit mengeluarkan dua kartu kuning untuk pemain Persitara yakni Ledi Utomo dan bek Vali Khorsandipish.

Susunan pemain Persib: Shintawechai "Kosin" Hathairattanakol (kiper), Maman Abdurahman, Nova Aryanto, Christian Rene, Gilang Angga, Irwan Wijasmara/ Aji Nurfijal, Hariono, Cucu Hidayat, Sunchao Nuhtnum, Budi Sudarsono. Pelatih Jaya Hartono.

Persitara: Wawan Dermawan (kiper), Vali Khorsandipish, Ladislas Kikunda, Ledi Utomo, Amarzukih, Dedi Mulyadi/ Hariman Siregar, Sutikno, Mursyid Mony, Tantan, Afshin Parsaeian/ Jatmiko, Prince Kabir Bello. Pelatih Dick Butlar.

Menkeu: Dana untuk Bank Century Kewenangan LPS









Jakarta (ANTARA News) - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan bahwa pengucuran dana atau penyertaan modal sementara pemerintah di Bank Century merupakan kewenangan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sesuai UU tentang LPS.

"Sesuai UU tentang LPS, Komite Koordinasi tidak punya kewenangan menyetujui atau tidak pengucuran atau penyertaan modal sementara oleh LPS," kata Sri Mulyani.

Menkeu menyatakan hal itu dalam jumpa pers bersama Pjs Gubernur Bank Indonesia (BI) Darmin Nasution, Deputi Gubernur BI Budi Rochadi, Muliaman Hadad, dan Kepala Komisioner LPS Rudjito.

Menurut Menkeu yang berbicara selaku mantan Ketua Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), kalau LPS minta rapat konsultasi yang melibatkan Komite Koordinasi, maka hal itu karena LPS harus menjelaskan perkembangan penanganan kepada Komite Koordinasi.

"Rapat konsultasi bukan rapat permohonan ijin.Dalam rapat itu komite menyampaikan kondisi kesehatan dan dapat memahami apa yang dilaksanakan LPS sebagai lembaga yang menangani Bank Century," jelasnya.

Mengenai keberadaan Komite Koordinasi,Menkeu menjelaskan, komisi itu telah aktif sebelum penyerahan Bank Century kepada LPS.

Komisi itu muncul sebagai tindak lanjut dari adanya UU Nomor 24 tahun 2004 yang kemudian diubah menjadi UU Nomor 7 tahun 2009 tentang LPS.

UU Nomor 4 tahun 2004 berlaku sejak 25 September 2004. Di dalamnya disebutkan bahwa dalam rangka memberikan masukan dan informasi kepada Komite Koordinasi dibentuk Forum Stabilitas Sistem Keuangan (FSSK).

"Ini dituangkan dalam Keputusan Bersama antara Menkeu, Gubernur BI, dan Dewan Komisioner LPS 30 Desember 2005 yang kemudian diperbarui melalui Keputusan Bersama 29 Juni 2007," katanya.

Menurut Menkeu, akuntabilitas atas kebijakan dan tindakan didasarkan kepada tiga syarat yaitu apakah kebijakan dan tindakan memenuhi kesesuaian peraturan perundangan.

Kedua, apakah kebijakan dan tindakan memenuhi asas kewenangan yang sah, dan ketiga apakah memenuhi asas manfaat dan bertanggung jawab.

"Berdasar syarat itu maka kami sampaikan bahwa keputusan pada 20-21 November 2008 soal Bank Century sebagai bank gagal berdampak sistemik, maka KSSK telah memenuhi ketiga syarat itu," kata Menkeu.

Pasha Tidak Memenuhi Panggilan Polisi karena Sang Pemimpi



Senin, 23/11/2009



BOGOR, KOMPAS.com — Vokalis band Ungu, Pasha, memiliki alasan yang menyebabkan ia tidak bisa memenuhi panggilan Polres Kota Bogor, Jawa Barat, untuk diserahkan ke Kejaksaan Negeri Bogor pada Senin (23/11).

"Satu dan lain hal dari Pak Pasha, tadi pagi dia bilang agak pusing dan enggak enak badan, mau ke dokter," ungkap Michael Pardede, SH, kuasa hukum bagi lelaki bernama asli Sigit Purnomo Syamsuddin Said itu seusai mengajukan surat penundaan panggilan kliennya di Polresta Bogor, Senin.

Tak hanya alasan sakit yang dikemukakan oleh Michael kepada para peliput. Katanya, Pasha juga terpaksa absen dari panggilan tim penyidik lantaran kesibukan bersama Ungu untuk hadir dalam acara peluncuran album soundtrack film Sang Pemimpi. "Kemudian, dia juga ada kontrak launching album barunya," ujarnya. Maksudnya, album Sang Pemimpi. Ungu memang membawakan lagu "Cinta Gila", karya Andrea Hirata, dalam album tersebut.

Namun, walaupun pada Senin ini Pasha tidak bisa hadir di Polres Kota Bogor, Michael menandaskan bahwa kliennya—yang dijerat dengan pasal 351 ayat 1 KUHP mengenai penganiayaan dan Pasal 335 mengenai perbuatan tidak menyenangkan terhadap mantan istrinya, Okky Agustina Sofyan—akan hadir pada Rabu (25/11). "Kesiapan Pasha untuk Rabu, ya akan hadir, sudah siap. Pasti datang, tidak bisa diwakili. Ini kan pidana, bos," pungkas Michael. (C7-09)

" Oprah Winfrey Show" Dihentikan


Jumat, 20/11/2009



CHICAGO, KOMPAS.com — Oprah Winfrey akan memandu edisi terakhir acara bincang-bincangnya di layar kaca, The Oprah Winfrey Show, pada 2011.

Harpo Productions, rumah produksi milik Winfrey yang memproduksi acara televisi tersebut, pada Kamis (19/11) waktu Chicago (AS), mengumumkan akan berakhirnya acara yang sudah mengudara selama 25 tahun dan telah menjadikan Winfrey salah seorang dari para bintang paling berpengaruh di AS itu. "Acara Oprah akan berakhir ketika musim ke-25 ditutup pada 9 September 2011," kata Tim Bennett, Presiden Harpo, rumah produksi Winfrey, dalam sepusuk suratnya kepada para rekanan bisnisnya.

The Oprah Winfrey Show, yang kini disindikasi di 145 negara, telah menjadikan Winfrey sebuah fenomena budaya. Winfrey telah dihargai karena mengubah cara orang-orang berbicara satu sama lain melalui gaya wawancaranya yang menggali pengakuan orang-orang yang diwawancaranya. Winfrey juga masuk ke dalam daftar perempuan, selebritis, dan sosok media yang paling berpengaruh di dunia.

Don Halcombe, seorang juru bicara Harpo Productions, menolak untuk memberi tanggapan tentang mengapa Winfrey mengakhiri acara tersebut. "Ia (Winfrey) akan berbicara mengenai hal itu dalam acaranya besok (20/11 waktu Chicago)," kata Halcombe kepada AFP.

The New York Times memberitakan bahwa Winfrey tidak memperbarui acara tersebut agar ia bisa berkonsentrasi ke peluncuran saluran televisinya, The Oprah Winfrey Network (OWN). OWN merupakan usaha kerja sama antara Winfrey dan Discovery Communications. Saluran televisi itu disiapkan untuk menggantikan Discovery Health Channel, yang disiarkan ke kira-kira 70 juta rumah tangga di AS.

Mula-mula OWN dijadwalkan akan mulai mengudara pada 2010. Namun, menurut The New York Times, pergantian manajemen dan iklim periklanan yang tak pasti menjadikan jadwal itu diundur.

Kini OWN dijadwalkan akan mulai mengudara pada Januari 2011. Namun, tulis The New York Times, Winfrey, yang akan memproduksi sejumlah acara dan tampil di layar kaca tersebut, tak berencana untuk memboyong The Oprah Winfrey Show ke OWN.

Winfrey telah mentransformasi acaranya tersebut menjadi sebuah kekaisaran yang mencakup buku, radio, majalah, dan internet. Menurut perkiraan para peneliti University of Maryland, dukungan Winfrey telah menggalang satu juta suara tambahan bagi Barack Obama sehingga Obama memenangi nominasi kandidat Presiden AS dari Partai Demokrat dan kemudian terpilih menjadi Presiden AS.

Majalah Forbes baru-baru ini memperkirakan kekayaan Winfrey bernilai 2,7 miliar dollar AS. (AFP/ATI)

Jumat, 13 November 2009

Muhammadiyah Imbau SBY Gunakan Rekomendasi Tim 8

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) diminta menindaklanjuti hasil rekomendasi Tim 8 dalam kasus kriminalisasi terhadap dua pimpinan KPK nonaktif Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah. Hal ini dimaksudkan supaya kasus ini tidak semakin berlarut-larut.

"Tim 8 dibentuk oleh presiden, sebaiknya presiden ambil rekomendasi dari Tim 8, itu absah," ujar salah satu Ketua DPP Muhammadiyah Haedar Nashir kepada wartawan di kantornya, Kantor PP Muhammadiyah, Jl Menteng Raya, Jakarta Pusat, Jumat (13/11/2009).

Menurut Haedar, karena Tim 8 yang diketuai oleh Adnan Buyung ini terbentuk atas mandat presiden, maka sudah seharusnya rekomendasi digunakan tanpa harus melimpahkan lagi kepada pihak lain.

"Tidak perlu dilempar lagi ke pihak lain. Nanti berputar-putar justru tidak selesai-selesai," kata dia.

Haedar melihat kondisi penegakan hukum sekarang ini sudah tidak berjalan dengan objektif. Banyak kepentingan dari para penegak hukum dan juga pihak-pihak tertentu yang membuat praktek hukum di Indonesia berjalan secara subyektif. "Kami lihat persoalan penegakan hukum, ternyata tidak bisa objektif," imbuhnya.

Dalam kasus yang krusial ini, Haedar menghimbau pemerintah untuk berani melakukan terobosan dengan mengambil tindakan cepat supaya permasalahan ini dapat segera terselesaikan.

"Harus ada keberanian melakukan teroboson terhadap kasus yang krusial ini," tandasnya.

Ikan Berkepala Buaya

Penemu Ikan Berkepala Buaya Mimpi dan Kesurupan

Penemuan ikan berkepala buaya yang mengejutkan warga Medokan Semampir, Sukolilo, Surabaya tampaknya memiliki nilai mistis bagi pada salah satu penemunya.

Pasalnya, malam hari setelah penemuan ikan tersebut ia bermimpi aneh. Dalam mimpinya, Suwaji (58) disuruh oleh suara misterius agar mengembalikan ikan aneh temuannya.

"Tapi, kalau tidak dikembalikan ia harus memberinya kembang dan dupa," ujar Suwarni (47), rekan Suwaji yang turut menemukan ikan itu, Kamis (12/11/2009) malam.

Tak hanya itu saja, selain mendengar suara misterius, malam itu juga Suwaji juga langsung kesurupan. Tanpa sadar, Suwaji mengamuk dan sempat masuk tambak.

"Dia berteriak-teriak dan ngamuk, kemudian njebur tambak," ujar Suwrani yang asli Pacitan ini.

Akibatnya, karena kondisinya yang masih belum sadar betul, Suwaji pun akhirnya terpaksa dipulangkan ke Jombang.

"Iya, dia memilih untuk berobat dan terapi di daerahnya," tambah Suwarni.

Kini, ikan misterius berkepala buaya masih disimpan di dalam gubuk milik Sulton (59). Ikan aneh ini menjadi tontonan warga.

Di tempat itu juga disediakan kotak amal untuk perbaikan jalan dan jembatan. Ahmad Qosim (33), salah satu warga mengatakan jika dirinya penasaran dan ingin melihat ikan berkepala buaya tersebut.

"Pada mulanya saya sempat tak percaya, tapi setelah saya lihat sendiri ternyata memang ikan itu sangat aneh," ujar Qosim yang datang bersama istrinya.

Minggu, 01 November 2009

7 Keanehan pada Tragedi Situ Gintung

Sebagaimana pada berbagai malapetaka lainnya, tragedi jebolnya tanggul Situ Gintung beberapa hari yang lalu mendapat perhatian yang besar dari masyarakat. Apalagi, perhatian terhadap yang aneh-aneh. Perhatiannya bisa melebihi perhatian terhadap penderitaan para korban. Ya, terkadang “perhatian” masyarakat itu sendiri terlihat aneh juga. Apa sajakah keanehan yang terkait dengan tragedi Situ Gintung ini? Berikut ini informasi-informasi paling aneh yang dapat aku himpun sejauh ini.

1. Sejak 2 tahun ini masyarakat sekitar tanggul sudah khawatir, tetapi kekhawatiran itu kurang mendapat respon dari Pemerintah. Padahal pada Nopember 2008 lalu tanggul Situ Gintung pernah jebol walau belum parah. Anehnya, Pemerintah belum berbuat secukupnya untuk mengatasinya. Bahkan early warning system (sistem peringatan dini) pun belum dibuat.

2. Dikabarkan, “Detik-detik jebolnya tanggul Situ Gintung di Tangerang, Banten, berhasil direkam”. Perhatikan! Merekam peristiwa yang menyedihkan ini dipandang sebagai prestasi alias kesuksesan alias keberhasilan. Aneh, ‘kan? Seandainya “jebolnya tanggul Situ Gitung berhasil dicegah”, bukankah ini yang lebih layak kita pandang sebagai keberhasilan? Mengapa tidak kita katakan saja, “Detik-detik jebolnya tanggul Situ Gintung di Tangerang, Banten, telah direkam”?

3. Situ Gintung merupakan lokasi wisata. Anehnya, “pengunjung” justru membludak setelah tanggul itu rusak total dan tidak indah lagi. Ternyata, Lokasi Jebolnya Tanggul Situ Gintung Jadi Tontonan. Apakah tempat-tempat wisata kita perlu dirusak total supaya pengunjungnya ramai?

4. Pesan-pesan Politik di Situ Gintung. Ini dia beritanya:

“Bagaimana, apa sudah ada wartawan di lokasi? Kalau sudah, sembako kita bagikan saja,” ujar seorang caleg parpol berbicara di telepon seluler.

Setelah menutup telepon, caleg itu kemudian bergegas ke lokasi bencana banjir Situ Gintung dengan dibantu beberapa kader partainya.

Pada masa kampanye seperti ini kader dan partai politik sepertinya tidak mau kehilangan momen tebar pesona, bahkan di tempat bencana sekalipun.

Dengan dalih memberi bantuan untuk korban tragedi Situ Gintung, sejumlah caleg partai politik mau repot-repot memberi langsung bantuan ke keluarga korban bencana. Tidak hanya itu, mereka juga mendirikan posko bantuan lengkap dengan atribut partai dan nama caleg bersangkutan.

Para caleg parpol tampaknya sudah siap dengan situasi seperti ini. Mereka datang bak pahlawan yang siap menanggung bersama kesusahan orang lain.

Mereka tidak hanya sigap mendatangi korban, tetapi juga cepat mengurusi hal-hal yang kecil. Tidak butuh waktu yang lama, spanduk besar bertulisan ”Posko Bantuan Bencana Banjir Situ Gintung, Caleg Nomor …” sudah terpampang di depan posko.

5. Ikan Patin seberat kurang lebih 45 kg yang ditemukan di dekat tanggul Situ Gintung menjadi primadona dadakan. Ikan raksasa penghuni Situ Gintung itu mungkin akan dimasak dan disantap bersama-sama. Begitulah beritanya. Kemudian, seorang pembaca berkomentar: “itu sebenernya Tim SAR atau Nelayan sih? kok malah pada cari ikan semua… tim SAR yang aneh..

6. Subhanallah “Masjid Utuh berdiri di bencana Jebol tanggul Situ Gintung“. Ini memang bisa dipandang aneh. Namun lebih aneh lagi kalau kejadian ini dipandang sebagai mukjizat dari Tuhan bagi umat Islam. Jika utuhnya itu dianggap lantaran kesucian masjid itu, maka bukankah ada bangunan lain “yang lebih suci” daripada masjid tersebut namun beberapa kali mengalami kerusakan lantaran banjir? (Yang aku maksud dengan “yang lebih suci” ini adalah Kakbah. Lihat “Sejarah Rekonstruksi Kakbah“.)

7. Menurut PosKota, tragedi Situ Gintung ini terjadi karena “Nyi Mas Melati Minta Tumbal“. Ini dia beritanya:

Di balik tragedi Situ Gintung yang menewaskan puluhan orang, banyak cerita misteri yang mengiringi danau seluas 21 Ha tersebut. Seminggu sebelum tanggul jebol, ada informasi kalau sang penunggu, Nyi Mas Melati menampakkan diri dengan berpakaian serba putih di tengah Situ Gintung, Cirendeu, Ciputat.

Kejadian ini termasuk langka dan jarang terjadi terlebih setelah adanya ‘Pulau Bergeser’ di Situ Gintung tahun 1986. Saat itu, menurut Abah Nur, 76, tokoh masyarakat yang yang tinggal sejak tahun 1965, ada cerita munculnya ular besar yang berdiameter sebatang pohon kelapa.

“Setelah munculnya ular raksasa di tengah situ, tiba-tiba timbul gundukan tanah atau yang disebut sebagai pulau kecil di dalam Situ Gintung yang bergeser ke tengah-tengah setu. “Pulau itu terlihat saat air setu menyusut atau kering. Tapi kalau meluap tak terlihat sama sekali,” kata Abah Nur, Jumat (27/3).

Aroma mistik tersebut kembali muncul seminggu lalu, saat sejumlah warga yang sedang memancing sekitar Pk. 18:30 melihat munculnya sinar terang di tengah situ. Sinar itu menggambarkan wanita berparas cantik yang lebih dikenal warga sekitar sebagai Nyi Mas Melati, sang penunggu situ yang dibangun pada tahun 1933 oleh Belanda.

Anehnya, kalau memang firasat/ramalan seperti itu sudah ada sebelumnya, mengapa baru disebarluaskan setelah terjadi tragedi? Mengapa itu tidak disebarluaskan sebelumnya supaya tidak ada korban? (Selain itu, mengapa hanya firasat/ramalan yang “benar” saja yang diberitakan? Mengapa firasat/ramalan keliru tidak diberitakan?)


Sumber : M Shodiq Mustika

Senin, 31 Agustus 2009

Tentara AS di Irak Jadikan Al-Quran Sebagai Target Latihan Menembak



http://www.eramuslim.com/berita/int/8519100900-tentara-as-irak-jadikan-al-quran-sebagai-target-latihan-menembak.htm

Beginilah kekurangajaran tentara Amerika Serikat di Irak. Bukan hanya warga sipil yang menjadi target serangan mereka, tapi juga al-Quran.

Polisi Irak pada Minggu (11/5) kemarin menemukan sebuah al-Quran yang didalamnya penuh lubang bekas tembakan di sebuah tempat latihan menembak tak jauh dari pos polisi desa Radwaniyah. Setelah diselidiki, al-Quran itu ternyata dijadikan target latihan menembak seorang tentara AS.

Penemuan ini memicu kemarahan warga Muslim dan protes para pemuka Muslim setempat. Militer AS yang melakukan penyelidikan atas kasus ini sudah menemukan tentaranya yang menggunakan al-Quran sebagai target latihan menembak dan sudah menjatuhkan sanksi pada tentara AS yang identitasnya dirahasiakan.

Menurut hasil penyelidikan, tentara AS bersangkutan latihan menembak dua hari sebelum al-Quran itu ditemukan. Atas perbuatannya, militer AS memulangkan tersebut ke AS tapi tidak disebutkan sanksi disiplin apa lagi yang dikenakan padanya. Militer AS, lewat juru bicaranya colonel Bill Buckner juga menyampaikan permohonan maaf pada para pemuka Muslim di desa Radwaniyah.

"Para komandan pasukan koalisi sudah mengumpulkan para pemuka Muslim setempat untuk memberitahukan hasil investigasi dan menyampaikan rasa penyesalan yang mendalam atas peristiwa itu, " demikian pernyataan yang dirilis Bill Buckner.

Sementara itu, dalam siaran di CNN, Komandan Pasukan AS di Baghdad juga meminta maaf atas insiden tersebut. "Saya minta maaf sebelum Anda meminta permohonan maaf kami, " kata Mayor Jenderal Jeffrey Hammond di hadapan para pemuka Muslim di Radwaniyah akhir pekan kemarin.

Seorang pejabat militer AS lainnya, Kolonel Ted Martin mencium al-Quran dan menyentuhkan al-Quran ke keningnya sebelum menyerahkan sebuah al-Quran pada para pemuka Muslim di desa itu.

Permohonan maaf pasukan AS disambut aksi protes warga Irak. Mereka meneriakkan kata-kata, "Yes, Yes to Qur'an" dan "Amerika Out, Out" serta membentangkan spanduk-spanduk yang berisi kecaman terhadap pasukan Amerika.

Wakil dari para pemuka Muslim Radwaniyah, Syaikh Hamadi al-Qirtani dalam pidatonya mengatakan perbuatan tentara AS merupakan "agresi terhadap seluruh dunia Islam."

Sementara itu, Association of Muslims Scholars (AMS) menyatakan mengecam perbuatan tentara AS yang telah menodai kesucian al-Quran. "Kami mengutuk kejahatan berupa penodaan terhadap kita suci Allah. AMS menyatakan, pihak penjajah dan pemerintah Irak bertanggung jawab penuh atas perbuatan ini, " tukas AMS.

Sejauh ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak pemerintahan Irak, Perdana Menteri Nuri al-Maliki. (ln/iol)

Toilet Berbentuk Perempuan Berjilbab di Israel

image
Israel kembali melakukan penghinaan terhadap simbol-simbol Islam.

Media massa Israel baru-baru ini melansir foto sarana buang air kecil yang dikeluarkan sebuah perusahaan di Israel, berbentuk perempuan berjilbab.

Jenis tempat buang air kecil ini, menurut media massa Israel sangat laris di p asaran Israel.

Sejumlah sumber seperti dikutip Albawaba menyebutkan bahwa bentuk toilet itu memang diarahkan untuk menghina simbol Islam dan kaum Muslimin.

Produk pertamanya berasal dari AS dan diimpor ke Israel. Kini, bentuk toilet seperti ini sangat banyak didapati di Israel (na-str/albwb/eramuslim)

Kamis, 20 Agustus 2009

Video Marshanda Masih Ada di YouTube

Jum'at, 14 Agustus 2009 | 12:58 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta - JAKARTA - Alih-alih menghilang untuk selamanya, rekaman video berisi caci maki seseorang yang amat mirip Marshanda ternyata muncul lagi di situs YouTube. Cukup ketik Marshanda maka sejumlah video yang sempat menghilang sudah bisa diakses dengan mudah. Ada embel-embel "Repost" di akhir judul video tersebut.

Video bertajuk "Marshanda Who Do You Think You Are!!!!!" ini dikirimkan kembali seorang pengguna YouTube yang memakai nama KellyBiantoro. Video yang sama juga dikirim oleh pengguna bernama Garsjkt.

Di bagian Related Videos kita juga bisa menemukan sejumlah video lain terkait dengannya. Di antaranya adalah "Marshanda Sexy for Ex Boyfriend (Avril Lavigne) Desperate atau Mabok?" kiriman Ferror. Sosok ini juga mengirimkan video "Marshanda Nangis - Gonjang ganjing abad ini".

Sebelumnya, video Marshanda ini telah menimbulkan kehebohan, khususnya di tayangan infotainment. Beberapa tayangan infotainment menuduh Marshanda sedang mengalami depresi.

Video "Marshanda Who Do You Think You Are!!!!!" itu menggambarkan sosok gadis cantik berkulit putih itu sedang menyanyi sambil menari-nari dengan sackdress bercorak bunga-bunga. Sesekali dia mencaci maki teman-temannya di kelas 6 SD sambil menyebut namanya satu per satu. Salah satu ucapannya adalah "“Lagu ini kayaknya paling cocok buat temen temen sd gw, yang musuhin gw waktu gw sd, gw ga punya temen, gw struggle kayak orang gila di sekolah gw sendiri. Yang jahat jahat!"

Juga ada caci makinya yang lain. "Gue tahu loe paling cantik, pinter. Gue approve loe kan sekarang di FB."



Tjitra Mengenal dr Azahari dari "Name Tag"nya


Seorang warga memperlihatkan kertas selebaran yang bergambar tersangka teroris Azahari dan Noordin M Top.


Kamis, 20 Agustus 2009 | 19:52 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Dalam pengakuannya, Tjitra Rahardja (23) menyatakan memang pernah ditawari langsung oleh dr Azahari untuk masuk menjadi pengajian "khusus" pada 2002 lalu di Serang, Banten. Bagaimana dia mengenali kalau yang menawarinya itu benar adalah dr Azahari?

"Saya mengenalnya karena di kemeja yang dipakainya terdapat name tag bertuliskan
dr Azahari," tutur Tjitra.

Bahkan, lanjut Tjitra, penawaran tersebut sekalian diiming-imingi dengan bayaran Rp 1 miliar jika Tjitra mau bergabung dengan pengajian yang diduga menjadi pusat pergerakan tindak terorisme kelompok Noordin M Top tersebut.

Namun, kata Tjitra, dalam pertemuan di Serang, Banten, tersebut dirinya tidak sendiri.
Dalam pertemuan di rumah Ustad Kholik tersebut, Nana mengatakan terdapat 14 orang lainnya di situ, termasuk di dalamnya adalah Saifudin Zuhri alias Udin, Mohamad Syahrir alias Aing, serta Nana Ikhwan Maulana alias Nana.

"Waktu itu saya dikenali dengan Nana, cuma saya tidak sempat ngobrol dengannya," ujar Tjitra.

Kartika Sari Shukarno Dihukum Cambuk Pekan Depan

Kartika Sari Shukarno Dihukum Cambuk Pekan Depan

Model cantik asal Singapura, Kartika Sari Shukarno akan menjadi wanita muslim pertama yang menjalani hukum cambuk di Malaysia. Ia akan menjalani hukuman tersebut pekan depan.

Seperti diberitakan laman Malaysia Star, Rabu (19/8/2009), ia akan dihukum 6 kali cambukan rotan dan denda 5.000 RM. Hukuman ini ditetapkan oleh Pengadilan Tinggi Syariah Malaysia.

Kasus ini berawal ketika Kartika tertangkap basah meminum bir di sebuah kafe tahun lalu. Ia ditangkap oleh polisi yang menangani hukum syariah di Malaysia.

Sebelum dicambuk, model paruh waktu itu akan terlebih dahulu ditahan selama sepekan. Setelah menjalani hukuman cambuk, ia akan segera dibebaskan.


Dana Terorisme Diduga dari Arab Saudi

Dana Terorisme Diduga dari Arab Saudi

Liputan6.com, Jakarta: Pengeboman Hotel JW Marriott dan Hotel Ritz Carlton, Mega Kuningan, Jakarta Selatan, diduga dibiayai oleh sumber di Arab Saudi dan negara Timur Tengah. "Dana tak formal dan tidak bisa dideteksi lewat perbankan," kata pengamat terorisme, Al Chaidar, saat berdialog di studio Liputan 6 SCTV, Jakarta, Rabu (19/8).

Al Chaidar menambahkan, proses pengiriman dana tidak tercatat melalui bank, melainkan langsung dengan kurir. "Dana yang dipakai dengan mata uang dolar (Amerika Serikat) atau euro," ungkap Al Chaidar. Hubungan para penyumbang dari Arab Saudi bersifat personal semata. Sementara itu, yang membawa uang juga belum tentu terlibat dalam terorisme.

Lebih jauh lagi, lulusan jurusan ilmu politik dari Universitas Indonesia pada 1996 ini mengatakan, bagi sebagian orang Arab, terorisme merupakan bagian dari ibadah. Tak heran jika ada tim pengumpul dana di Arab bekerja sama dengan jaringan Al Qaidah. Al Chaidar menambahkan kebanyakan orang-orang Arab sering berhubungan dengan kelompok Banten.

Mengenai keberadaan Noordin M. Top, Al Chaidar memprediksi kalau gembong teroris itu berada di Jawa Timur. Menurut Al Chaidar, Noordin saat ini sudah menikah lagi. Dengan banyak menikah, Noordin makin banyak dapat perlindungan. "Bagi Noordin, pelarian saat ini bagian dari jihad dan dianggap berwisata saja," ujarnya.

Sementara itu, Markas Besar Kepolisian RI saat ini sedang memeriksa dua warga Kuningan, Jawa Barat, yang diduga menjadi kurir penyaluran dana teroris. Polisi juga mengejar empat buron lainnya. Mereka adalah Saefudin Juhri bin Djaelani, Mohamad Syahrir, Pranoto, dan Ario Sudarso. Selengkapnya simak video berikut.(JUM/LUC)

Polri Akui Tangkap Penyandang Dana Terorisme

Polri Akui Tangkap Penyandang Dana Terorisme

Liputan6.com, Jakarta: Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Polisi Nanan Soekarna mengakui bahwa Densus 88 Antiteror telah menangkap dua orang di Jawa Barat yang dicurigai sebagai penyandang dana berbagai tindak pidana terorisme di Indonesia. "Namun belum dapat dipastikan apakah keduanya terbukti terlibat kegiatan terorisme karena pemeriksaan keduanya belum selesai," kata Nanan di Jakarta, Rabu (19/8) seperti yang dilansir ANTARA.

Kedua orang yang ditangkap pada akhir pekan lalu itu adalah Ali dan Iwan. Iwan ditangkap di Kuningan, sedangkan Ali di daerah Nagrek, Jawa Barat. Sesuai UU No 15 tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme, kepolisian dapat mememeriksa seseorang selama tujuh hari. Jika selama waktu itu tak ada bukti, yang ditangkap harus dilepaskan dan jika ada bukti dapat ditahan sebagai tersangka.

"Ada informasi mereka mau membuka usaha warnet, namun hal ini masih akan ditelusuri apakah mereka benar-benar membuka warnet atau yang lainnya," kata Nanan. Dia juga belum dapat memastikan status kewarganegaraan Ali yang diduga berasal dari Arab Saudi. "Kita akan membuktikan dulu, apakah dia benar-benar WN Arab Saudi atau bisa saja cuma pengakuan saja," ungkap Nanan.

Nanan mengakui, Polri sulit melacak aliran dana kasus terorisme sebab diduga tidak melalui jalur bank. Dengan begitu, Pusat Pelaporan dan Analisa Transaksi Keuangan juga kesulitan untuk membantu Polri melacak dana terorisme. "Kalau semua transaksi lewat bank, bisa dipantau oleh PPATK. Tapi kalau tidak lewat bank, ya tidak bisa dipantau," katanya menegaskan.(JUM/VIN)

Pecandu Internet Disiksa di China

Seorang pengguna internet di China

VIVAnews - Seorang remaja mengalami siksaan di sebuah tempat rehabilitasi pecandu internet di China. Pu Liang adalah remaja putra berusia 14 tahun yang dikabarkan berulang kali disiksa oleh kepala pusat rehabilitasi dan oleh siswa lain.

Ibu Pu Liang, kepada media lokal China mengatakan, dia mengirim putranya ke kamp yang terletak di Chengdu, Provinsi Sichuan tersebut karena Pu Liang menghabiskan sebagian besar waktu untuk bermain game online. Kamp tersebut dikabarkan bisa menyembuhkan ketergantungan internet dengan biaya 5.000 yuan (US$730).

Namun, ibu Pu Liang mengatakan putranya dipukuli dan sekarang mengalami gangguan di dada dan ginjal. Kamp setengah militer tersebut sekarang ditutup dan kepala sekolahnya ditangkap.

Seperti dikutip dari laman stasiun televisi BBC, Wu Yongjing, pria yang mendirikan kamp gaya militer tersebut, mengaku bahwa siswa memang terkadang dipukuli. “Hukuman fisik adalah cara efektif untuk mendidik anak, sepanjang bisa dikontrol,” kata Wu.

China memiliki hampir 300 juta pengguna internet, paling banyak di dunia. Sejumlah orang tua mengirim anak-anak mereka ke pusat rehabilitasi untuk menyembuhkan ketergantungan mereka terhadap internet. Namun, perlakuan bagi para pecandu internet ini masih menjadi isu kontroversial di China.


Sumber : Yah0o

Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

Sejalan dengan peringatan HUT RI ke 64 yang jatuh tanggal 17 Agustus tahun ini mari kita cari tahu kaya gimana sih sejarah Proklamasi Kemerdekaan Negara kita ini..



Soekarno membaca naskah Proklamasi yang sudah diketik Sajuti Melik dan telah ditandatangani Soekarno-Hatta

Proklamasi Kemerdekaan Indonesia Jumat, 17 Agustus 1945 Tahun Masehi, atau 17 Agustus 2605 menurut tahun Jepang, atau 17 Ramadan 1365 Tahun Hijriah dibacakan oleh Ir. Soekarno yang didampingi oleh Drs. Mohammad Hatta di Jalan Pegangsaan Timur 56, Jakarta Pusat.

Latar belakang

























Pada tanggal 6 Agustus 1945 sebuah bom atom dijatuhkan di atas kota Hiroshima Jepang oleh Amerika Serikat yang mulai menurunkan moral semangat tentara Jepang di seluruh dunia. Sehari kemudian Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia BPUPKI, atau "Dokuritsu Junbi Cosakai", berganti nama menjadi PPKI (Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia) atau disebut juga Dokuritu Junbi Inkai dalam bahasa Jepang, untuk lebih menegaskan keinginan dan tujuan mencapai kemerdekaan Indonesia. Pada tanggal 9 Agustus 1945, bom atom kedua dijatuhkan di atas Nagasaki sehingga menyebabkan Jepang menyerah kepada Amerika Serikat dan sekutunya. Momen ini pun dimanfaatkan oleh Indonesia untuk memproklamasikan kemerdekaannya.

Soekarno, Hatta selaku pimpinan PPKI dan Radjiman Wedyodiningrat sebagai mantan ketua BPUPKI diterbangkan ke Dalat, 250 km di sebelah timur laut Saigon, Vietnam untuk bertemu Marsekal Terauchi. Mereka dikabarkan bahwa pasukan Jepang sedang di ambang kekalahan dan akan memberikan kemerdekaan kepada Indonesia. Sementara itu di Indonesia, pada tanggal 14 Agustus 1945, Sutan Syahrir telah mendengar berita lewat radio bahwa Jepang telah menyerah kepada Sekutu. Para pejuang bawah tanah bersiap-siap memproklamasikan kemerdekaan RI, dan menolak bentuk kemerdekaan yang diberikan sebagai hadiah Jepang.

Pada tanggal 12 Agustus 1945, Jepang melalui Marsekal Terauchi di Dalat, Vietnam, mengatakan kepada Soekarno, Hatta dan Radjiman bahwa pemerintah Jepang akan segera memberikan kemerdekaan kepada Indonesia dan proklamasi kemerdekaan dapat dilaksanakan dalam beberapa hari, tergantung cara kerja PPKI.[1] Meskipun demikian Jepang menginginkan kemerdekaan Indonesia pada tanggal 24 Agustus.

Dua hari kemudian, saat Soekarno, Hatta dan Radjiman kembali ke tanah air dari Dalat, Sutan Syahrir mendesak agar Soekarno segera memproklamasikan kemerdekaan karena menganggap hasil pertemuan di Dalat sebagai tipu muslihat Jepang, karena Jepang setiap saat sudah harus menyerah kepada Sekutu dan demi menghindari perpecahan dalam kubu nasionalis, antara yang anti dan pro Jepang. Hatta menceritakan kepada Syahrir tentang hasil pertemuan di Dalat. Soekarno belum yakin bahwa Jepang memang telah menyerah, dan proklamasi kemerdekaan RI saat itu dapat menimbulkan pertumpahan darah yang besar, dan dapat berakibat sangat fatal jika para pejuang Indonesia belum siap. Soekarno mengingatkan Hatta bahwa Syahrir tidak berhak memproklamasikan kemerdekaan karena itu adalah hak Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI). Sementara itu Syahrir menganggap PPKI adalah badan buatan Jepang dan proklamasi kemerdekaan oleh PPKI hanya merupakan 'hadiah' dari Jepang (sic).

Pada tanggal 14 Agustus 1945 Jepang menyerah kepada Sekutu. Tentara dan Angkatan Laut Jepang masih berkuasa di Indonesia karena Jepang telah berjanji akan mengembalikan kekuasaan di Indonesia ke tangan Sekutu. Sutan Sjahrir, Wikana, Darwis, dan Chaerul Saleh mendengar kabar ini melalui radio BBC. Setelah mendengar desas-desus Jepang bakal bertekuk lutut, golongan muda mendesak golongan tua untuk segera memproklamasikan kemerdekaan Indonesia. Namun golongan tua tidak ingin terburu-buru. Mereka tidak menginginkan terjadinya pertumpahan darah pada saat proklamasi. Konsultasi pun dilakukan dalam bentuk rapat PPKI. Golongan muda tidak menyetujui rapat itu, mengingat PPKI adalah sebuah badan yang dibentuk oleh Jepang. Mereka menginginkan kemerdekaan atas usaha bangsa kita sendiri, bukan pemberian Jepang.

Soekarno dan Hatta mendatangi penguasa militer Jepang (Gunsei) untuk memperoleh konfirmasi di kantornya di Koningsplein (Medan Merdeka). Tapi kantor tersebut kosong.

Soekarno dan Hatta bersama Soebardjo kemudian ke kantor Bukanfu, Laksamana Muda Maeda, di Jalan Medan Merdeka Utara (Rumah Maeda di Jl Imam Bonjol 1). Maeda menyambut kedatangan mereka dengan ucapan selamat atas keberhasilan mereka di Dalat. Sambil menjawab ia belum menerima konfirmasi serta masih menunggu instruksi dari Tokyo. Sepulang dari Maeda, Soekarno dan Hatta segera mempersiapkan pertemuan Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) pada pukul 10 pagi 16 Agustus keesokan harinya di kantor Jalan Pejambon No 2 guna membicarakan segala sesuatu yang berhubungan dengan persiapan Proklamasi Kemerdekaan.

Sehari kemudian, gejolak tekanan yang menghendaki pengambilalihan kekuasaan oleh Indonesia makin memuncak dilancarkan para pemuda dari beberapa golongan. Rapat PPKI pada 16 Agustus pukul 10 pagi tidak dilaksanakan karena Soekarno dan Hatta tidak muncul. Peserta rapat tidak tahu telah terjadi peristiwa Rengasdengklok.

Peristiwa Rengasdengklok


Para pemuda pejuang, termasuk Chaerul Saleh, Sukarni, dan Wikana --yang konon kabarnya terbakar gelora heroismenya setelah berdiskusi dengan Ibrahim gelar Datuk Tan Malaka --yang tergabung dalam gerakan bawah tanah kehilangan kesabaran, dan pada dini hari tanggal 16 Agustus 1945. Bersama Shodanco Singgih, salah seorang anggota PETA, dan pemuda lain, mereka membawa Soekarno (bersama Fatmawati dan Guntur yang baru berusia 9 bulan) dan Hatta, ke Rengasdengklok, yang kemudian terkenal sebagai peristiwa Rengasdengklok. Tujuannya adalah agar Ir. Soekarno dan Drs. Moh. Hatta tidak terpengaruh oleh Jepang. Di sini, mereka kembali meyakinkan Soekarno bahwa Jepang telah menyerah dan para pejuang telah siap untuk melawan Jepang, apa pun risikonya.

Di Jakarta, golongan muda, Wikana, dan golongan tua, yaitu Mr. Ahmad Soebardjo melakukan perundingan. Mr. Ahmad Soebardjo menyetujui untuk memproklamasikan kemerdekaan Indonesia di Jakarta. maka diutuslah Yusuf Kunto untuk mengantar Ahmad Soebardjo ke Rengasdengklok. Mereka menjemput Ir. Soekarno dan Drs. Moh. Hatta kembali ke Jakarta. Mr. Ahmad Soebardjo berhasil meyakinkan para pemuda untuk tidak terburu - buru memproklamasikan kemerdekaan. Setelah tiba di Jakarta, mereka pulang kerumah masing-masing. Mengingat bahwa hotel Des Indes (sekarang kompleks pertokoan di Harmoni) tidak dapat digunakan untuk pertemuan setelah pukul 10 malam, maka tawaran Laksamana Muda Maeda untuk menggunakan rumahnya (sekarang gedung museum perumusan teks proklamasi) sebagai tempat rapat PPKI diterima oleh para tokoh Indonesia.

Pertemuan Soekarno/Hatta dengan Jenderal Mayor Nishimura dan Laksamana Muda Maeda

Malam harinya, Soekarno dan Hatta kembali ke Jakarta. Mayor Jenderal Moichiro Yamamoto, Kepala Staf Tentara ke XVI (Angkatan Darat) yang menjadi Kepala pemerintahan militer Jepang (Gunseikan) di Hindia Belanda tidak mau menerima Sukarno-Hatta yang diantar oleh Maeda Tadashi dan memerintahkan agar Mayor Jenderal Otoshi Nishimura, Kepala Departemen Urusan Umum pemerintahan militer Jepang, untuk menerima kedatangan rombongan tersebut. Nishimura mengemukakan bahwa sejak siang hari tanggal 16 Agustus 1945 telah diterima perintah dari Tokio bahwa Jepang harus menjaga status quo, tidak dapat memberi ijin untuk mempersiapkan proklamasi Kemerdekaan Indonesia sebagaimana telah dijanjikan oleh Marsekal Terauchi di Dalat, Vietnam. Soekarno dan Hatta menyesali keputusan itu dan menyindir Nishimura apakah itu sikap seorang perwira yang bersemangat Bushido, ingkar janji agar dikasihani oleh Sekutu. Akhirnya Sukarno-Hatta meminta agar Nishimura jangan menghalangi kerja PPKI, mungkin dengan cara pura-pura tidak tau. Melihat perdebatan yang panas itu Maeda dengan diam-diam meninggalkan ruangan karena diperingatkan oleh Nishimura agar Maeda mematuhi perintah Tokio dan dia mengetahui sebagai perwira penghubung Angkatan Laut (Kaigun) di daerah Angkatan Darat (Rikugun) dia tidak punya wewenang memutuskan.

Setelah dari rumah Nishimura, Sukarno-Hatta menuju rumah Laksamana Maeda (kini Jalan Imam Bonjol No.1) diiringi oleh Myoshi guna melakukan rapat untuk menyiapkan teks Proklamasi. Setelah menyapa Sukarno-Hatta yang ditinggalkan berdebat dengan Nishimura, Maeda mengundurkan diri menuju kamar tidurnya. Penyusunan teks Proklamasi dilakukan oleh Soekarno, M. Hatta, Achmad Soebardjo dan disaksikan oleh Soekarni, B.M. Diah, Sudiro (Mbah) dan Sayuti Melik. Myoshi yang setengah mabuk duduk di kursi belakang mendengarkan penyusunan teks tersebut tetapi kemudian ada kalimat dari Shigetada Nishijima seolah-olah dia ikut mencampuri penyusunan teks proklamasi dan menyarankan agar pemindahan kekuasaan itu hanya berarti kekuasaan administratif. Tentang hal ini Bung Karno menegaskan bahwa pemindahan kekuasaan itu berarti "transfer of power". Bung Hatta, Subardjo, B.M Diah, Sukarni, Sudiro dan Sajuti Malik tidak ada yang membenarkan klaim Nishijima tetapi di beberapa kalangan klaim Nishijima masih didengungkan.

Setelah konsep selesai disepakati, Sajuti menyalin dan mengetik naskah tersebut menggunakan mesin ketik yang diambil dari kantor perwakilan AL Jerman, milik Mayor (Laut) Dr. Hermann Kandeler.[2] Pada awalnya pembacaan proklamasi akan dilakukan di Lapangan Ikada, namun berhubung alasan keamanan dipindahkan ke kediaman Soekarno, Jalan Pegangsaan Timur 56[3] (sekarang Jl. Proklamasi no. 1).

Detik-detik Pembacaan Naskah Proklamasi

Naskah asli proklamasi yang ditempatkan di Monumen Nasional

Perundingan antara golongan muda dan golongan tua dalam penyusunan teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia berlangsung pukul 02.00 - 04.00 dini hari. Teks proklamasi ditulis di ruang makan di kediaman Soekarno, Jl. Pegangsaan Timur 56 Jakarta. Para penyusun teks proklamasi itu adalah Ir. Soekarno, Drs. Moh. Hatta, dan Mr. Ahmad Soebarjo. Konsep teks proklamasi ditulis oleh Ir. Soekarno sendiri. Di ruang depan, hadir B.M Diah Sayuti Melik, Sukarni dan Soediro. Sukarni mengusulkan agar yang menandatangani teks proklamasi itu adalah Ir. Soekarno dan Drs. Moh. Hatta atas nama bangsa Indonesia. Teks Proklamasi Indonesia itu diketik oleh Sayuti melik. Pagi harinya, 17 Agustus 1945, di kediaman Soekarno, Jalan Pegangsaan Timur 56 telah hadir antara lain Soewirjo, Wilopo, Gafar Pringgodigdo, Tabrani dan Trimurti. Acara dimulai pada pukul 10:00 dengan pembacaan proklamasi oleh Soekarno dan disambung pidato singkat tanpa teks. Kemudian bendera Merah Putih, yang telah dijahit oleh bu Fatmawati, dikibarkan, disusul dengan sambutan oleh Soewirjo, wakil walikota Jakarta saat itu dan Moewardi, pimpinan Barisan Pelopor.

Pada awalnya Trimurti diminta untuk menaikkan bendera namun ia menolak dengan alasan pengerekan bendera sebaiknya dilakukan oleh seorang prajurit. Oleh sebab itu ditunjuklah Latief Hendraningrat, seorang prajurit PETA, dibantu oleh Soehoed untuk tugas tersebut. Seorang pemudi muncul dari belakang membawa nampan berisi bendera Merah Putih (Sang Saka Merah Putih), yang dijahit oleh Fatmawati beberapa hari sebelumnya. Setelah bendera berkibar, hadirin menyanyikan lagu Indonesia Raya.[4]. Sampai saat ini, bendera pusaka tersebut masih disimpan di Museum Tugu Monumen Nasional.

Setelah upacara selesai berlangsung, kurang lebih 100 orang anggota Barisan Pelopor yang dipimpin S.Brata datang terburu-buru karena mereka tidak mengetahui perubahan tempat mendadak dari Ikada ke Pegangsaan. Mereka menuntut Soekarno mengulang pembacaan Proklamasi, namun ditolak. Akhirnya Hatta memberikan amanat singkat kepada mereka.[5]


Pada tanggal 18 Agustus 1945, Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) mengambil keputusan, mengesahkan dan menetapkan Undang-Undang Dasar (UUD) sebagai dasar negara Republik Indonesia, yang selanjutnya dikenal sebagai UUD 45. Dengan demikian terbentuklah Pemerintahan Negara Kesatuan Indonesia yang berbentuk Republik (NKRI) dengan kedaulatan di tangan rakyat yang dilakukan sepenuhnya oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) yang akan dibentuk kemudian.

Setelah itu Soekarno dan M.Hatta terpilih atas usul dari Oto Iskandardinata dan persetujuan dari PPKI sebagai presiden dan wakil presiden Republik Indonesia yang pertama. Presiden dan wakil presiden akan dibantu oleh sebuah Komite Nasional.

Isi Teks Proklamasi

Isi teks proklamasi kemerdekaan yang singkat ini adalah:


Kami bangsa Indonesia dengan ini menjatakan kemerdekaan Indonesia.
Hal-hal jang mengenai pemindahan kekoeasaan d.l.l., diselenggarakan
dengan tjara seksama dan dalam tempo jang sesingkat-singkatnja.
Djakarta, hari 17 boelan 8 tahoen 05
Atas nama bangsa Indonesia.
Soekarno/Hatta


Di sini ditulis tahun 05 karena ini sesuai dengan tahun Jepang yang kala itu adalah tahun 2605.

Naskah Otentik

Teks diatas merupakan hasil ketikan dari Sayuti Melik (atau Sajoeti Melik), salah seorang tokoh pemuda yang ikut andil dalam persiapan proklamasi.

Proklamasi
Kami bangsa Indonesia dengan ini menyatakan kemerdekaan Indonesia.
Hal-hal yang mengenai pemindahan kekuasaan d.l.l., diselenggarakan
dengan cara saksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya.
Jakarta, hari 17, bulan 8, tahun 45
Wakil2 bangsa Indonesia.

Peringatan 17 Agustus 1945

Setiap tahun pada tanggal 17 Agustus, rakyat Indonesia merayakan Hari Proklamasi Kemerdekaan ini dengan meriah. Mulai dari lomba panjat pinang, lomba makan kerupuk, sampai upacara militer di Istana Merdeka, seluruh bagian dari masyarakat ikut berpartisipasi dengan cara masing-masing.

Lomba-lomba tradisional

Perlombaan yang seringkali menghiasi dan meramaikan Hari Proklamasi Kemerdekaan RI diadakan di kampung-kampung/ pedesaan diikuti oleh warga setempat dan dikoordinir oleh pengurus kampung/ pemuda desa

Peringatan Detik-detik Proklamasi

Peringatan detik-detik Proklamasi di Istana Merdeka dipimpin oleh Presiden RI selaku Inspektur Upacara. Peringatan ini biasanya disiarkan secara langsung oleh seluruh stasiun televisi. Acara-acara pada pagi hari termasuk: penembakan meriam dan sirene, pengibaran bendera Sang Saka Merah Putih (Bendera Pusaka), pembacaan naskah Proklamasi, dll. Pada sore hari terdapat acara penurunan bendera Sang Saka Merah Putih.


Dikutip dari : Wikipedia

my slide show